Jumat, 01 Juni 2012

Tugas Jurnal Perawatan PC (remedial bua dian)


PERAWATAN PC
Dinda Dayan Faturrahman ( X TKJ 2 )
Kompetensi keahlian : Tehnik Komputer Jaringan
Remedial Perawatan PC
SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi
Abstrak
Power-on Self Test (disingkat menjadi POST) adalah sekumpulan rutin-rutin khusus yang dijalankan selama proses booting komputer pribadi/PC yang disimpan di dalam ROM.
1.Pendahuluan
Agar sebuah PC dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama maka disarankan agar melakukan perawatan khusus secara berkala pada PC anda.
2.Isi Jurnal
Jika Anda merasa komputer Anda tidak cepat atau lemot berarti, ini saya berikan solusi dalam merawat komputer dengan baik. Dalam bekerja sehari-hari bersama komputer, kadang dengan berbagai sebab komputer mengalami kelambatan atau bahkan kerusakan pada complement komputer sehingga sangat mengganggu kinerja komputer itu sendiri maupun karyawan atau pengguna komputer. Bila komputer mengalami kelambatan complement kerja ada beberapa penyebab yang perlu diwaspadai diantaranya seperti :
  • Karena Virus.
  • Karena Perangkat hardware
  • Perawatan hardware dan module yang kurang diperhatikan
pada kesempatan ini saya akan bahas mengenai Tips perawatan complement komputer,karena yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bila hardware komputer sudah siap namun tetap perlu perawatan pada complement atau softwarenya,disini kususnya pada System Windows XP atau Vista.
Ada beberapa tips perawatan sytem seperti berikut ini :
  • Usahakan menggunakan module Windows XP atau Vista yang asli, bukan bajakan karena yang asli bisa refurbish selalu ke internet, sehingga sewaktu waktu kebocoran pada complement windows bisa ditutup dengan cara refurbish langsung around internet.
  • Anti pathogen baik yang giveaway atau bayaran sudah di implement dan di update.
  • Bersihkan selalu sampah-sampah (registrry) pada complement komputer dengan module bantuan otomatis bukan manual, module ini kecil namun sangat bagus untuk merawat system, yaitu menghapus cokies internet, menghapus file-file bekas seperti bak-bak dan pale penting bisa menghapus sisa-sisa registry saat menginstall module baru, bisa juga untuk meng un-install program. Progam ini adalah : Clean Registry, Anda bisa DOWNLOAD LANGSUNG. Setelah itu implement di komputer dan klik 2x, pilih menu : Clean Registry, Unnecessary file, transparent file, transparent cokies, add/ mislay dll.
  • Bisa juga dengan membersihkan prefetch dengan cara kita masuk ke try lalu masuk ke windows lalu pilih prefetch kemudian hapus semua record yang ada di dalamnya.
  • Setelah selesai kemudian Install module tambahan untuk mempercepat kecepatan hardisk dan memory, module ini kecil juga namun dahsyat fungsinya, banyak menu pilihan antara lain : purify error, repair error, speed system, speed hoop dll. Program ini namanya : Speeditup, Anda juga bisa Bisa DOWNLOAD LANGSUNG
Nah setelah selesai restart komputer anda…tunggu beberapa saat dan rasakan hasilperubahannya … Untuk pembersihan di registry usahakan di backup dahulu registri ya supaya nanti jika ada kesalahan dapat dikembalikan ke setingan awal lagi. Selamat mencoba dan terima kasih atas kunjungannya, eh sebelum Anda menutup Layar silahkan tinggalkan komentar anda, kritik dan saran sangat berguna bagi saya.

 

Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer, khususnya CPU

Biasanya hanya akan dilakukan setelah terjadi keluhan atau kerusakan. Kayaknya hal ini kurang tepat. Dalam pemakaiannya seharusnya dilakukan perawatan komputer secara berkala baik pada CPU maupun monitor. Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada computer
Dilihat dari sudut Hardware :
1. Konsentrasi debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral….
2. Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang
3. Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.
4. Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh. Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal
5. Cara pemasangan soket yang kurang sesuai
6. Kondisi Power Suply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.
7. Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai
8. Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt
9. Suhu ruangan. Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius
10. Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown
11. Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC.
Saat ini, computer menjadi suatu barang yang wajib dikenal and diketahui terutama oleh kebanyakan mahasiswa. Memang tidak wajib, namun kita mengenal computer tentu saja akan membuat apa yang kita kerjakan semakin mudah. Pun lebih dari itu, sekumpulan computer yang terhubung dalam jaringan atau network dapat digunakan untuk berbagi sumber daya and informasi.
Pertanyaan yang sering mucul adalah, bagaimana kah cara yang bisa dilakukan tuntuk merawat computer..? karena tak jarang computer yang kita miliki itu rusak baik itu karena terkena virus, adanya komponen dalam CPU computer yang rusak ataupun crash nya instalasi yang kita lakukan pada computer.
Ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana cara untuk merawat computer sehingga sebelum computer itu rusak, kita sudah dengan susah sekuat tenaga untuk merawat computer kita namun kalo memang sudah waktu nya rusak yam au gimana lagi, berikut ini penulis ingin membagikan beberapa tips untuk merawat CPU computer….Baca dibawah ini:

1. Bersihkan motherboard & periferal lain(hardware) dari debu secara berkala. Untuk membersihkannya dapat kiga gunakan kuas halus ukuran kecil dan sedang. Setidaknya dua bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
2. Uninstall atau buang program yang tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Biasanya akan muncul warning juga space hardisk kita sudah penuh. System operasi windows sudah mendukung akan hal yang seperti ini
3. Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, namun ada beberapa jenis setingan yang bisa kita gunakan antara lain memberikan peringatan saat menghapus, hapus lalu simpan di tempat sementara atau hapus permanen. Untuk setingan yang hapus lalu disimpan ditempat penampungan ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya jalankan Windows Explorer >> klik Recycle Bin >> klik File >> klik Empty Recyle Bin. Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start >> Program >> Accessories >> System Tool >> Disk Cleanup >> kemudian pilih drive yg mau dibersihkan >> setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
4. Install program antivirus dan update secara berkala. Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. Ada baiknya kita menonaktifakan sistem restore yaitu dengan cara klik kanan My Computer >> pilih System Restore >> lalu beri tanda centang pada cek box dengan keretangan Turn off System Restore on all drive
5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer
6. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
7. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start >> Control Panel >> Display >> klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
8. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Untuk cara ini dianjurkan tidak terlalu sering,mengapa….? Defrag adalah proses pengaturan file pada hardisk. Untuk mengaturnya agar berada pada posisi track yang berdekatan maka dilakukan gesekan untuk memindahkan. Defrag yang terlalu sering akan menyebabkan kondisi piringan hardisk cepat rusak karena seringanya proses pengikisan.
9. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. Akan lebih baik lagi jika menggunakan AC, hmm tambah dingin
10. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.
Apabila pada fan processor tidak dibersihkan dari debu, maka putarannya akan semakin berkurang. Di akibatkan debu yang menempel pada fan. Mengakibatkan processor semakin panas. Jika processor panas, akibat yang timbul komputer menjadi ngehang. Berikut Cara membersichkan Motherboard.
Bahan-bahan
1. Obeng
2. Kuas halus
3. Thermal paste
4. Hapusan pensil
5. Larutan IPA (Beli di toko bahan kimia) Option
Langkah-langkah
1. Lepaskan socket Power pada motherboard
2. Lepaskan RAM pada motherboard
3. Lepaskan semua card yang ada pada slot.

4. Lepaskan socket panel pada motherboard (Jangan lupa di catat posisi socket biar tidak lupa atau lihat manual book motherboard) penting….!!!!

5. Lepaskan Kebel IDE (kabel yang terhubung dengan harddisk, cd-rom)

6. Lepaskan Pendingin processor. “putar semua pengunci pendingin hingga mentok lalu tarik, lihat panah”

7. Klo sudah lagi yang menempel pada motherboard. Lepaskan baut yang menempel pada motherboard dengan menggunakan Obeng.
8. Bersihkhan debu yang menempel pada seluruh permukaan motherboard. Komponen yang kecil seperti kapasitor, transistor, regulatordll.
- Yang bertanda Hijau Dibersihkan dengan menggunakan Cairan IPA dengan kuas halus
- Yang bertanda Kuning dibersihkan dengan kuas halus, setelah debunya hilang, lalu di elap *jiahh bahasanya dielap*  dengan menggunakan tissu atau kain halus.
- Yang bertanda Merah Dibersihkan dengan menggunakan kuas halus.
- Selebihnya menggunakan Kuas halus saja
klik gambar untuk memperbesar.
9. Bersihkan pendingin processor dengan menggunakan kuas halus.
10. Setelah semuanya sudah bersih dari debu. Pasang kembali motherboard ke dalam casing. Pasang kembali kabel-kabel yang tadi di lepas. pasang kembali Card PCI, VGA, RAM.
Cara Pemasngan Pendingin Processor
1. Beri Thermal paste sedikit saja di tengah-tengah processor (lihat gambar)
2. Putar kembali semua pengunci pendingin processor hingga mentok.
3. Pasang pendingin. Letakkan pengunci pendingin tepat pada lubang. Lalu tekan. Penekanannya secara menyilang
POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.
POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama.Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.
Prosedur POST (Power On Self Test)
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :
1.     Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
2.     Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
3.     Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
4.     Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
5.     Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
6.     Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
7.     Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan.

Power-on self-test komputer (POST) tes komputer untuk memastikan memenuhi persyaratan sistem yang diperlukan dan bahwa semua hardware bekerja dengan benar sebelum memulai sisa proses booting. Jika komputer melewati POST komputer akan memiliki bip tunggal (dengan beberapa produsen BIOS komputer mungkin bip dua kali) sebagai komputer dijalankan dan komputer akan kembali menyala secara normal. Namun, jika komputer gagal melakukan POST, komputer baik tidak akan berbunyi sama sekali atau akan menghasilkan kode bip, yang memberitahu pengguna sumber masalah.


Informasi tambahan tentang POST dan cara kerja komputer?
AMI BIOS beep kode

Berikut adalah kode Beep AMI BIOS yang dapat terjadi. Namun, karena berbagai produsen komputer yang berbeda dengan BIOS, kode beep mungkin bervariasi.

Bunyi Kode Deskripsi
1 .pendek DRAM gagal me-refresh
2 .Paritas sirkuit pendek kegagalan
3 .Basis pendek 64K RAM kegagalan
4 .Sistem pendek waktu kegagalan
5 .kegagalan pendek Proses
6 .Keyboard kontroler Gerbang pendek A20 kesalahan
7 .modus virtual pendek kecuali kesalahanMemori
8 .Tampilan pendek Baca / Tulis kegagalan tes
9 .ROM pendek BIOS checksum
10. pendek CMOS shutdown yang Baca / Tulis kesalahan
11 .Cache Memori pendek kesalahan
1 panjang, 3 pendek Konvensional / memori kegagalan Perpanjangan
1 panjang, 8 Tampilan pendek / menelusuri tes gagal
AWARD BIOS beep kode

Di bawah ini adalah Penghargaan Kode Beep BIOS yang dapat terjadi. Namun, karena berbagai produsen komputer yang berbeda dengan BIOS, kode beep mungkin bervariasi.

Bunyi Kode Description
1 panjang, 2 pendek Menunjukkan kesalahan video telah terjadi dan BIOS tidak dapat menginisialisasi layar video untuk menampilkan informasi tambahan
Setiap bip (s) lain RAM masalah.
Jika ada masalah hardware diperbaiki lain, BIOS akan menampilkan pesan.

IBM BIOS beep kode

Di bawah ini adalah umum Kode Beep IBM BIOS yang dapat terjadi. Namun, karena berbagai macam model pengiriman dengan BIOS, kode beep mungkin bervariasi.

Bunyi Kode Description
Tidak ada beep No Power, Kartu Loose, atau pendek.
1 Beep pendek POST normal, komputer ok.
2 Beep pendek POST kesalahan, review layar untuk kode kesalahan.
Terus menerus Beep Tidak ada Power, Kartu Loose, atau pendek.
Mengulangi Beep pendek Tidak ada Power, Kartu Loose, atau pendek.
Panjang satu dan satu isu Bunyi Motherboard pendek.
Panjang Satu dan Dua Pendek Video beep (Mono / CGA Tampilan Sirkuit) masalah.
Satu pendek beep panjang dan Tiga. Video (EGA) Tampilan Sirkuit.
Tiga beep panjang Keyboard / Keyboard error kartu.
Satu Bunyi, Tampilan Sirkuit Video kosong atau salah Display.
Macintosh startup nada

Nada Kesalahan
Kesalahan Nada. (Dua set nada yang berbeda) Masalah dengan logika papan atau bus SCSI.
Startup nada, drive berputar, tidak ada Masalah video dengan video controller.
Powers pada, nada tidak. Logika papan masalah.
Tinggi Nada, empat nada yang lebih tinggi. Masalah dengan SIMM.
Phoenix BIOS beep kode

Di bawah ini adalah kode beep untuk Phoenix BIOS Q3.07 ​​ATAU 4.x

Bunyi Kode Description / Apa untuk Memeriksa
1-1-1-3 Verifikasi mode Real.
1-1-2-1 Dapatkan jenis CPU.
1-1-2-3 Inisialisasi sistem perangkat keras.
1-1-3-1 register chipset Inisialisasi dengan nilai-nilai POST awal.
1-1-3-2 Set dalam bendera POST.
1-1-3-3. CPU Inisialisasi register
1-1-4-1 Inisialisasi cache untuk nilai-nilai POST awal.
1-1-4-3 Inisialisasi I / O.
1-2-1-1 Inisialisasi Power Management.
1-2-1-2 beban register alternatif dengan nilai-nilai POST awal.
1-2-1-3 Langsung ke UserPatch0.
1-2-2-1 Inisialisasi keyboard controller.
1-2-2-3 BIOS ROM checksum.
1-2-3-1 8254 inisialisasi timer.
1-2-3-3 8237 DMA inisialisasi kontroler.
1-2-4-1 Programmable Interrupt Controller ulang.
1-3-1-1 Uji refresh DRAM.
1-3-1-3 Uji 8742 Keyboard Controller.
1-3-2-1 Set segmen ES untuk mendaftarkan sampai 4 GB.
1-3-3-1 28 DRAM AutoSize.
1-3-3-3 RAM basis Batal 512K.
1-3-4-1 Uji Garis dasar alamat 512.
1-3-4-3 Uji dasar memori 512K.
 1-4-1-3 Uji CPU bus-clock frekuensi.
1-4-2-4 reinitialize chipset.
1-4-3-1 Bayangan sistem BIOS ROM.
1-4-3-2 menginisialisasi ulang cache.
1-4-3-3 AutoSize cache.
1-4-4-1 Konfigurasi register chipset canggih.
1-4-4-2 beban register alternatif dengan nilai-nilai CMOS.
2-1-1-1 Set kecepatan awal CPU.
2-1-1-3 Inisialisasi vektor interupsi.
2-1-2-1 Inisialisasi BIOS interupsi.
2-1-2-3 Periksa ROM pemberitahuan hak cipta.
2-1-2-4 Initialize manajer untuk PCI Pilihan ROM.
2-1-3-1 Periksa konfigurasi video terhadap CMOS.
2-1-3-2 Initialize PCI bus dan perangkat.
2-1-3-3 Inisialisasi adapter video semua dalam sistem.
2-1-4-1 Bayangan video BIOS ROM.
2-1-4-3 Tampilan pemberitahuan hak cipta.
2-2-1-1 Tampilan jenis dan kecepatan CPU.
2-2-1-3 Uji keyboard.
2-2-2-1 Set klik tombol jika diaktifkan.
2-2-2-3 56 Enable keyboard.
2-2-3-1 uji interupsi tak terduga.
2-2-3-3 Tampilan cepat Tekan F2 untuk masuk SETUP.
2-2-4-1 Uji RAM antara 512 dan 640K.
2-3-1-1 Uji memperluas memori.
2-3-1-3 Uji baris alamat memori diperpanjang.
2-3-2-1 Langsung ke UserPatch1.
2-3-2-3 Konfigurasi register cache yang canggih.
2-3-3-1 Aktifkan cache eksternal dan CPU.
2-3-3-3 Tampilan ukuran cache eksternal.
2-3-4-1 Tampilan pesan bayangan.
2-3-4-3 Tampilan non-sekali pakai segmen.
2-4-1-1. Tampilan pesan kesalahan
2-4-1-3 Periksa kesalahan konfigurasi.
2-4-2-1 Uji real-time clock.
2-4-2-3 Periksa kesalahan Keyboard
2-4-4-1 Set up hardware interrupts vektor.
2-4-4-3 Coprocessor Uji jika ada.
3-1-1-1 Nonaktifkan onboard, I / O port.
3-1-1-3 Detect dan menginstal RS232 port eksternal.
3-1-2-1 Detect dan menginstal port paralel eksternal.
3-1-2-3 Re-menginisialisasi onboard, I / O port.
3-1-3-1 Inisialisasi BIOS Data Area.
3-1-3-3 Inisialisasi BIOS Perluasan Wilayah Data.
3-1-4-1 Inisialisasi pengontrol floppy.
3-2-1-1 Inisialisasi hard-disk controller.
3-2-1-2 Inisialisasi lokal-bus hard-disk controller.
3-2-1-3 Langsung ke UserPatch2.
3-2-2-1 Nonaktifkan A20 baris alamat.
3-2-2-3 segmen ES Batal besar mendaftar.
3-2-3-1 Pencarian untuk ROM pilihan.
3-2-3-3. Bayangan pilihan ROM
3-2-4-1 Set up Power Management.
3-2-4-3 Enable interupsi perangkat keras.
3-3-1-1 Set waktu.
3-3-1-3 Periksa kunci kunci.
3-3-3-1 Erase F2 prompt.
3-3-3-3 Scan untuk stroke kunci F2.
3-3-4-1 Masukkan SETUP.
3-3-4-3 Batal di-POST bendera.
3-4-1-1 Periksa kesalahan
3-4-1-3 POST dilakukan - mempersiapkan untuk boot sistem operasi.
3-4-2-1 Satu bip.
3-4-2-3 Periksa kata sandi (opsional).
3-4-3-1 tabel deskriptor Batal global.
3-4-4-1 dam paritas Batal.
3-4-4-3 Batal layar (opsional).
3-4-4-4 Periksa virus dan pengingat cadangan.
4-1-1-1 Cobalah untuk boot dengan INT 19.
4-2-1-1 error interrupt handler.
4-2-1-3 kesalahan interupsi diketahui.
4-2-2-1 kesalahan interupsi Pending.
4-2-2-3 Inisialisasi pilihan ROM kesalahan.
4-2-3-1 Shutdown kesalahan.
4-2-3-3 Pindah Perpanjangan Blok.
4-2-4-1 Shutdown 10 kesalahan.
4-3-1-3 Inisialisasi chipset.
4-3-1-4 Inisialisasi menyegarkan counter.
4-3-2-1 Periksa untuk Flash Paksa.
4-3-2-2 Periksa status HW ROM.
4-3-2-3 ROM BIOS adalah OK.
4-3-2-4 Apakah tes RAM lengkap.
4-3-3-1 Apakah inisialisasi OEM.
4-3-3-2 Initialize interrupt controller.
4-3-3-3 Baca dalam kode bootstrap.
4-3-3-4 Inisialisasi semua vektor.
4-3-4-1 Boot program Flash.
4-3-4-2 Inisialisasi perangkat boot.
4-3-4-3 kode Boot dibacakan OK.

Partisi adalah pengaturan data pada harddisk. Atau bisa juga proses pembagian ruang-ruang kosong pada harddisk untuk memberikan File System pada ruang kosong yang terdapat pada harddisk, kemudian ruang kosong pada harddisk yang telah diberi File System tersebut, digunakan untuk menyimpan berbagai macam data dan sistem operasi.

Begitu juga harddisk. Harddisk agar bisa digunakan secara optimal, harddisk harus dipartisi dan diberi File System (Jenis ruangan pada rumah). File System pada harddisk berbeda-beda jenis dan kegunaannya. Seperti jenis File System NTFS, FAT 32, EXT 3, dan lain-lain.
Cara partisi pada Harddisk, tergantung dari sistem operasi yang digunakan. Pada sistem operasi WIndows XP, cara mempartisinya menggunakan mode CLI (Command Line Interface/ Tampilan Mode Baris Perintah) dan hanya bisa membuat jenis File System NTFS dan FAT 32.
Dan pada Linux yang menggunakan mode GUI (Graphical User Interface/ Tampilan Mode Bergambar), bisa membuat berbagai macam jenis File System. Dan Linux, bisa membaca jenis File System Windows, sedangkan Windows tidak bisa membaca jenis File System di Linux.

Terdapat 3 tipe partisi. Diantaranya adalah :

Partisi Primary,  merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang
pertama diakses komputer untuk booting. Jadi, intinya partisi tipe ini digunakan untuk menyimpan file data dari system operasi yang kemudian digunakan untuk booting sistem operasi tersebut. Bisa dibilang data dari sistem operasi tersebut disimpan disini.

Partisi Extended, partisi ini juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi Extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi Extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakannya, kita harus menciptakan Partisi Logical terlebih dahulu. Bisa dibilang tipe partisi ini adalah partisi lain selain Partisi Primary.

Partisi Logical, merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi Extended. Partisi Logical mampu menampung berbagai macam file data.
Nah, ini contohnya drive :D, :E, :F, dan seterusnya pada Windows. Jadi, partisi Extended terdiri dari Partisi Logical.

Partisi Harddisk dengan Partition Magic

Partisi harddisk, kadang sering kita dengar kata itu, tapi apa sih maksud dari partisi harddsik itu? Secara umum partisi harddisk ialah proses memberi bagian atau memecah ruang harddisk yang tersedia menjadi beberapa bagian. Contoh, jika kita mempunyai harddisk sebesar40 GB yang belum di partisi, maka jika kita membuka windows explorer maka akan terbaca sebagaiLocal Disk (C:) namun terkadang kita melihat di komputer lain dengan besar harddisk yang sama tetapi terbaca 2 bagian yaitu Local Disk (C:) dan Local Disk  (D:), inilah yang dimaksud harddisk di partisi menjadi 2 bagian yang besarnya masing-masing bagian itu bisa kita sesuaikan.
Setelah kita mengetahui apa itu partisi harddisk, sekarang mari kita mencoba membuatnya dengan bantuan software Partition Magic keluaran PowerQuest(R). Di sini saya mengambil contoh denganmenggunakan Partition Magic Pro 8.0. Jika anda belum memiliki software ini, searching aja di Google, OK 
Setelah anda memiliki software tersebut, silahkan install terlebih dahulu,
Cara menginstall Partition Magic Pro 8.0 :
1.     Buka folder Partition Magic Pro 8.0, silahkan anda cari file Setup.exe
2.     Tunggu sampai proses persiapan installasi selesai
3.     Setelah proses persiapan selesai, maka akan tampil window PartitionMagic 8.0 Setup.Silahkan pilih Next
4.     Isikan User Name, Company Name dan Serial Number yang anda miliki ( Untuk user name dan company name bebas ), kemudian pilih Next
5.     Setelah itu pilih Yes untuk memberi persetujuan terhadap Licence Agreement yang tampil.
6.     Kemudian pilih Next ( 3 kali ) sampai proses installasi berjalan secara automatis
7.     Setelah proses installasi selesai, maka akan ditanyakan apakah anda ingin membuat Rescue Disket ? untuk contoh ini kita abaikan saja penawaran itu dengan memilih No
8.     Buanglah 2 kotak yang ter-ceklist / tercentang pada window yang tampil, lalu pilih Finish
Sekarang komputer anda telah terinstall PartitionMagic 8.0, untuk langkah selanjutnya mari kita membuat partisi harddisk dengan bantuan software tersebut.
Cara membuat partisi harddisk :
1.     Silahkan anda aktifkan software PartitionMagic 8.0
2.     Setelah tampil window PartitionMagic 8.0, klik nama harddisk anda ( Disk 1 ) pada bagian sebelah kanan atas window PartitionMagic 8.0
3.     Pada bagian pick a task… ( lihat sebelah kiri atas window PartitionMagic 8.0 ) pilih Create an new partition
4.     Silahkan pilih Next untuk melanjutkan
5.     Pilih harddisk yang akan kita paritisi, lalu Next
6.     Kemudian silahkan pilih lokasi partisi, untuk contoh ini silahkan pilih After C: (Recommended)
7.     Sekarang tentukanlah besarnya partisi yang diinginkan di bagian size dengan berpedoman pada informasi di sebelah kanan kotak tersebut ( Maximum Size & Minimum Size ), setelah itu pilih Next
8.     Setelah kita menentukan besarnya partisi, maka akan ditampilkan perkiraan partisi harddisk sesuai data yang anda masukkan tadi. Jika sudah yakin dengan besarnya partisi harddisk anda silahkan pilih Finish
9.     Sekarang silahkan anda klik tombol Apply yang ada di bagian kiri bawah window PartitionMagic 8.0
10.                        Jika tampil window konfirmasi, silahkan anda pilih Yes atau OK, untuk memulai proses mempartisi harddisk
Setelah 10 langkah di atas anda jalankan maka windows akan restarts untuk memulai proses mempartisi harddisk anda, silahkan anda tunggu proses tersebut hingga selesai.
Note : Jangan menekan tombol apapun setelah komputer anda restart, untuk menghindari gagalnya proses partisi tersebut.
Disk Defragmenter adalah utilitas di Microsoft Windows yang dirancang untuk meningkatkan kecepatanakses pengaturan ulang file yang tersimpan pada disk untuk menempati lokasi penyimpanan contiguous,teknik yang disebut defragmentasi. Defragmenting disk meminimalkan perjalanan kepala, yang mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk membaca file dari dan menulis file ke disk. [1] Awal dengan Windows XP, Disk Defragmenter juga mengurangi waktu startup system
Disk Defragmenter merupakan salah satu fitur bawaan Windows yang berfungsi untuk menganalisa volume drive dan menata ulang semua file dan folder yang ada di drive yang di defrag. Tujuannya adalah supaya semua file dan folder tersebut dirapikan susunan nya sehingga sistem dapat lebih mudah dan cepat saat mengakses file dan folder tersebut.
Dengan kata lain jika kita defrag drive/volume maka komputer kita akan jadi lebih cepat.
Cara pake defrag windows:
1. Tutup semua aplikasi, supaya proses defrag hasilnya maksimal.
2. Start menu –> Programs -> Accessories –> System Tools –> Disk Defragmenter
3. Maka akan tampak list volume drive
4. Pilih volume yang mau di defrag
5. Analyze untuk menganalisa saja
6. Defragment untuk menganalisa lalu setelah selesai analisa akan dilanjutkan ke proses defrag volume yang dipilih.
Tapi jika akan men defrag sebaiknya pastikan pada saat proses berjalan jangan sampai terhenti oleh faktor apapun ( misal listrik mati, restart, dll ). Karena jika proses defrag yang belum selesai tiba-tiba terhenti, bisa jadi hardisk anda bakal bad sector atau jebol.
Ada cara lainnya :
Metode 1: Gunakan Properti dari Disk Lokal Anda
Buka My Computer.
Klik kanan volume disk lokal yang ingin Anda defragment, dan kemudian klik Properties.
Pada tab Tools, klik Defragment Now.
Klik Defragment.
Kembali ke atas
Metode 2: Gunakan Manajemen Komputer MMC
Mulai Manajemen Komputer MMC (compmgmt.msc).
Klik Disk Defragmenter.
Klik volume yang ingin Anda defragment, kemudian klik Defragment.
Kembali ke atas
Metode 3: Gunakan Disk Defragmenter MMC.
Mulai Disk Defragmenter MMC (dfrg.msc).
Klik volume yang ingin Anda defragment, kemudian klik Defragment.
Versi Disk Defragmenter MMC yang disertakan dengan Windows XP memiliki keterbatasan berikut:
Hal ini dapat defragment hanya volume lokal.
Hal ini dapat defragment hanya satu volume pada suatu waktu.
Hal ini tidak bisa defragment satu volume ketika sedang pemindaian lain.
Hal ini tidak bisa dijadwalkan. Jika Anda perlu menjadwal defragmentasi disk, gunakan alat baris perintahDefrag.exe. Untuk informasi tambahan tentang menggunakan alat baris perintah Defrag.exe, klik nomorartikel berikut untuk melihat artikel pada Basis Pengetahuan Microsoft:
283080 Deskripsi Defrag.exe Command Line Baru Termasuk dengan Windows XP
Hal ini dapat berjalan hanya satu MMC snap-in pada suatu waktu.
Pihak ketiga produk yang dibahas dalam artikel ini dibuat oleh perusahaan yang independen terhadapMicrosoft. Microsoft tidak memberikan garansi, secara tersirat maupun apa pun, berkenaan dengan kinerja atau keandalan produk.
Bagi kebanyakan pengguna Komputer (PC) kadang kurang atau tidak begitu memperhatikan masalah pengaturan/penggunaan Hard disk. Biasanya diserahkan ke orang lain, mulai dari pembelian sampai installasi berbagai program lainnya, dan setelah itu tinggal memakai, tidak pernah memperhatikan masalah Hard disk.
Berikut tips mengatur pembagian Hard disk sehingga bisa lebih baik dan memudahkan.
Dengan semakin murahnya perangkat yang satu ini dan kapasitas yang semakin bertambah, maka penggunaannya pun harus diperhatikan. Maskipun bisa saja kita membagi Hardisk 500 GB Menjadi 1 atau 2 partisi ( drive C: dan drive D:), tetapi hal itu menurut saya merupakan cara yang kurang baik. Berikut tips saya yang sebagian merupakan hasil pengalaman pribadi.
Pembagian hardisk memang tidak ada standard khusus, biasanya hal ini berdasarkan pengalaman atau keperluan. Cara terbaik adalah dengan menentukan terlebih dahulu kategori yang akan digunakan. Misalnya Untuk Sistem Operasi, Data, Master Program, Audio/video dan lainnya.

Perlu diingat bahwa HDD 80 GB (GigaByte) tidak sepenuhnya dapat menyimpan data sebesar 80 GB, demikian juga ketika terbaca di komputer. Untuk HDD 80 GB, biasanya hanya mampu menyimpan data atau akan terbaca maksimal 74 GB. Untuk 40 GB menjadi 37 GB, 160 GB = 149 GB, 250=232 GB, 320 = 298 GB, 500 GB = 465 GB, 640 = 596 GB, 1 TB (TeraByte) = 931 GB dan seterusnya. Sehingga kita tidak bisa membagi HDD 80 GB menjadi 4 drive dengan masing-masing berukuran sama dan terbaca 20 GB semua.
Berikut contoh pembagian HDD 160 GB (terbaca sekitar 149 GB), dengan sistem operasi Windows XP
  • Drive C : 20 GB (Label “winXP”, untuk menginstall sistem operasi windows XP dan program lainnya)
  • Drive D : 40 GB (Label “Master”, untuk menyimpan berbagai master program sebelum di install)
  • Drive E : 40 GB (Label “Data”, untuk menyimpan Data atau Dokumen)
  • Drive F : 49 GB atau sisanya (Label “Media”, untuk menyimpan berbagai file audio dan Video)
Mengapa drive C hanya berukuran 20 GB ? Bagi kebanyakan orang, drive C sebagai lokasi installasi sistem operasi tidak memerlukan banyak tempat. Untuk Windows XP paling hanya 2 GB, Office sekitar 1 GB dan sisanya berupa program-program lainnya dan biasanya masih mencukupi. Sehingga dengan ukuran yang kecil akan lebih mudah dalam merawatnya, seperti ketika scan virus, spyware, defragment hardisk lebih cepat dan lainnya
Dalam mem-format HDD, biasanya ukuran yang dimasukkan dalam MB (Mega Byte). Kemudian Agar HDD terbaca sebesar 20 GB, maka ukuran yang kita masukkan dalam MB harus lebih besar dari 20.000. Misal kita tentukan ukurannya 21.500 MB, maka ukuran ini akan terbaca sekitar 20 GB. Atau bisa ditambah sedikit misalnya 22.000 MB (terbaca 20.5 GB). Demikian juga ketika menentukan ukuran 40 GB ( diisi sekitar 43.000 MB). Untuk lebih mudahnya bisa melihat Konversi GigaByte
Memindah Lokasi My Documents
Ketika kita membuka Windows Explorer maka akan ada directory My Documents dan pada awalnya lokasi My Documents ini ada di drive C;, lengkapnya biasanya di folder C:\Documents and Settings. Menyimpan dokumen di drive C menurut saya kurang aman, dan perlu dipindah ke Drive selain C. Misalnya dari contoh diatas adalah drive E:
Untuk mengubah agar My Documents membuka lokasi drive/folder lainnya, caranya denganklik kanan My Documents dan pilih Properties kemudian klik tombol Move dan pilih lokasi baru tempat penyimpanan dokumennya, misalnya drive E:.

Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan). Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode seperti di bawah ini:
Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).
Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang “tidak wajar” menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau “False Alarm” (jika konfigurasi antivirus terlalu “keras”), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu “lunak”), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus.
Contoh-contoh Antivirus:
Ø Avira Operasi GmbH & Co KG adalah perusahaan perangkat lunak antivirus Jerman. Ketika didirikan, perusahaan ini disebut "H + BEDV Datentechnik GmbH". Its aplikasi antivirus didasarkan pada mesin scan AntiVir juga dikenal sebagai "Lukas Filewalker" (merujuk pada Luke Skywalker), pertama kali diluncurkan pada tahun 1988. Untuk alasan estetika, nama diubah menjadi Avira. Mesin avira yang telah dilisensikan ke Ashampoo, Ad-Aware, dan Webroot Webwasher. [Rujukan?] Avira adalah salah satu program antivirus yang paling banyak digunakan di dunia, dengan 100 juta pengguna di seluruh dunia pada September 2009. [1] Perusahaan ini mendukung Auerbach yang Stiftung, sebuah yayasan yang dibuat oleh pendiri perusahaan dan CEO, Tjark Auerbach. Mendukung amal, sosial, proyek-proyekbudaya, dan ilmu pengetahuan. [Rujukan?]
"Avira perangkat lunak keamanan" mengacu pada berbagai antivirus dan perangkat lunak keamanan Internet untuk Windows, Linux, FreeBSD, OpenBSD, dan platform komputasi Solaris oleh Avira.
Pada tanggal 17 Oktober 2008, sebuah update besar untuk mesin pencari dirilis, yang meningkatkankecepatan scanning sebesar 20% [2].
Operasi Avira secara berkala "membersihkan" file definisi virus tersebut, dengan mengganti tanda tangan khusus dengan yang generik, yang menghasilkan peningkatan secara umum dalam kinerja dan kecepatan scanning. Sebuah database yang bersih-out dibuat pada tanggal 27 Oktober 2008, yang menyebabkan masalah bagi pengguna AntiVir Personal saat memperbarui karena ukurannya yang besar (15 MB) dan karena server lambat AntiVir Personal ini. Untuk itu Avira menambahkan GB 6 tambahan bandwidth[klarifikasi diperlukan] untuk Server AntiVir Personal [3] dan mengubah proses update: Saat ini ada 32lebih kecil.
Ø Smadav adalah Antivirus Lokal Indonesia yang memfokuskan proteksi dan pembersihan tuntas untuk virus-virus lokal yang menyebarluas di Indonesia. Smadav merupakan anti virus tak berbayar (freeware) yang boleh digunakan oleh siapa saja selama bukan untuk kepentingan profit atau komersial. Dengan kata lain Smadav HANYA boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Smadav boleh disebarluaskan dan di-copy ke komputer lain selama tidak menambah atau mengurangi isi folder asli Smadav. Lembaga profit yang ingin memakai Smadav harus menggunakan Smadav Pro. Kelebihan SMADAV adalah :
·        - Smadav telah disempurnakan untuk menjadi jauh lebih cepat dan lebih ringan dalam mendeteksi dan mengamankan komputer Anda dari ancaman virus di Indonesia. Fitur – fitur baru yang ditambahkan seperti Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat), Smad-Theme (Mengganti warna tema), Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat). Ini semua membuat Smadav menjadi salah satu dari antivirus tercepat dan paling ringan sedunia, sehingga Smadav tetap dapat digunakan pada komputer-komputer dengan spesifikasi rendah sekalipun.
·        - Smadav juga terus menambahkan database pengenalan virus-virus baru yang banyak menyebar di Indonesia. Perkembangan virus lokal saat ini semakin berkurang dan tidak seaktif bulan-bulan sebelumnya. Mungkin ini karena Smadav yang sudah banyak digunakan pengguna-pengguna komputer di Indonesia. Jadi, virus lokal di Indonesia sekarang tinggal sedikit lagi untuk menuju kepunahan.
·        - Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat)
·        Smad-Turbo adalah salah satu fitur scanning antivirus tercepat di dunia yang hanya dimiliki Smadav Pro. Jika dengan Smadav Free Anda memerlukan waktu 20 menit untuk scanning seluruh isi file komputer, dengan menggunakan fitur ini Anda hanya perlu waktu kira-kira 1-2 menit untuk melakukan scanning seluruh isi file di komputer Anda. Jadi, Scanning Smadav Pro 10x lebih cepat daripada Smadav Free dengan menggunakan Smad-Turbo ini.
·        - Smad-Theme (Mengganti warna tema)
·        Smadav Pro mempunyai kemampuan untuk mengganti warna tema Smadav yang awalnya berwarna hijau menjadi warna pilihan Anda. Di bagian setting warna tema Anda dapat menemukan warna pilihan Anda sendiri untuk menjadi tema Smadav. Setelah Anda ganti tema warnanya, warna semua tampilan Smadav akan otomatis berubah menjadi warna pilihan Anda.
·        - Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat)
·        Setelah flash-disk dicolok di komputer, Smadav akan langsung memunculkan hasil scan dalam bentuk notifikasi apakah flashdisk Anda terinfeksi virus atau tidak, prosesnya sangat cepat hanya sekitar 1-5 detik sehingga Anda tidak perlu lagi berlama-lama menunggu hasil scanning flashdisk yang baru dicolok.
·        - Perbaikan tampilan Smadav
·        Tampilan Smadav yang lama dianggap pengguna masih terlalu besar dan tidak cocok untuk sebagian pengguna di Mini Laptop/Netbook. Pada Rev. 7 kali ini tampilan Smadav sudah berukuran lebih kecil dan Smadav sudah bisa menyesuaikan ukurannya menjadi mini ketika dipakai di Netbook.
·        - Ada fitur RTP (Real Time Protector)
·        Otomatis melindungi PC anda, sejak PC dinyalakan.
Ø Avast! adalah sebuah program anti-virus yang dikembangkan oleh Alwil Software yang berdomisili di Praha, Republik Ceko. Program ini pertama kali dirilis pada April 1988. Avast! adalah salah satu program-antivirus yang pertama dirilis untuk Windows x64.

 

Home User

Sebelum 2010:
§  avast! Professional Edition
§  avast! Home Edition - Free Antivirus
§  avast! Windows Home Server Edition
§  avast! antivirus Mac Edition
§  avast! PDA Edition (WinCE/Palm)
§  avast! U3 Edition
§  FREE avast! 4 for Linux Edition
Setelah 2010:
§  avast! Free Antivirus
§  avast! Pro Antivirus
§  avast! Internet Security

 

Network User

Sebelum 2010:
§  avast! SBS Suite
§  avast! SB Server Edition
§  avast! Server Edition
§  avast! Professional Edition
§  avast! for Kerio
§  avast! BART CD
§  avast! for Linux Servers
§  avast! PDA Edition
Setelah 2010:
§  avast! Pro Antivirus
§  avast! Internet Security
§  avast! Standard Suite
§  avast! Advanced Suite
§  avast! Enterprise Suite
§  avast! SBS Standard Suite
§  avast! Server Edition
§  avast! Small Business Server Edition
§  avast! for Linux/Unix Servers
§  avast! Kerio Edition

 

Lainnya

§  avast! Free Online Scanner
§  avast! Free Virus Cleaner

3.Kesimpulan

Ada beberapa tips perawatan sytem seperti berikut ini :
  • Usahakan menggunakan module Windows XP atau Vista yang asli, bukan bajakan karena yang asli bisa refurbish selalu ke internet, sehingga sewaktu waktu kebocoran pada complement windows bisa ditutup dengan cara refurbish langsung around internet.
  • Anti pathogen baik yang giveaway atau bayaran sudah di implement dan di update.
  • Bersihkan selalu sampah-sampah (registrry) pada complement komputer dengan module bantuan otomatis bukan manual, module ini kecil namun sangat bagus untuk merawat system, yaitu menghapus cokies internet, menghapus file-file bekas seperti bak-bak dan pale penting bisa menghapus sisa-sisa registry saat menginstall module baru, bisa juga untuk meng un-install program. Progam ini adalah : Clean Registry, Anda bisa DOWNLOAD LANGSUNG. Setelah itu implement di komputer dan klik 2x, pilih menu : Clean Registry, Unnecessary file, transparent file, transparent cokies, add/ mislay dll.
  • Bisa juga dengan membersihkan prefetch dengan cara kita masuk ke try lalu masuk ke windows lalu pilih prefetch kemudian hapus semua record yang ada di dalamnya.
  • Setelah selesai kemudian Install module tambahan untuk mempercepat kecepatan hardisk dan memory, module ini kecil juga namun dahsyat fungsinya, banyak menu pilihan antara lain : purify error, repair error, speed system, speed hoop dll. Program ini namanya : Speeditup, Anda juga bisa Bisa DOWNLOAD LANGSUNG

4.Daftar Pustaka

http://nayirpro.com/hati-hati-defrag-windows.html
http://support.microsoft.com/kb/314848
http://en.wikipedia.org/wiki/Disk_Defragmenter_(Windows)
http://id.wikipedia.org/wiki/Power-on_self_test
http://fajarfajrun.wordpress.com/2009/11/22/mengenal-post-power-on-self-test/
http://www.computerhope.com/beep.html
http://andrisfaesal.blogspot.com/2009/01/tips-menggunakan-partition-magic-80.html
http://ncim88.wordpress.com/2008/01/18/partisi-harddisk-dengan-partition-magic/
http://ebsoft.web.id/tips-mengatur-pembagian-partisi-hard-disk/
http://ghadinkz23.blogspot.com/2010/08/partisi-pada-harddisk.html
http://catatansaad.wordpress.com/2009/09/10/cara-membersihkan-motherboard/
http://afifcastrayan.wordpress.com/2008/04/13/28/
http://en.wikipedia.org/wiki/Avira
http://www.unbara.ac.id/component/content/article/26-berita-sains-dan-teknologi/100-smadav-antivirus-karya-anak-bangsa-ringan-namun-powerfull.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Avast!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar